Bahan kemeja yang tidak panas

Advertisemen

Kain untuk membuat kemeja nyaman dan tidak panas


Kain Chambray

Kain ini memiliki tampilan fisik mirip bahan demin namun teksturnya lebih halus dan lembut. Kain chambray terbuat dari serat alami berupa kapas. Kehalusannya ini membuatnya menjadi salah satu jenis bahan yang cukup populer untuk dibuat sebagai kemeja. Permukaan kain Chambray ini lembut sehingga saat kamu mengenakannya sangat nyaman. Terlebih bagi kamu yang tinggal di daerah bersuhu panas.

Katun

Katun memiliki karakteristik yang bersahabat dengan kulit manusia . Nah, cotton umumnya dipakai untuk membuat kemeja untuk seragam sekolah dan baju kantor. Katun cocok baik untuk pria dan wanita. Tekstur yang lembut tidak akan membuat tubuh anda kepanasan, apalagi katun dengan kualitas terbaik. Jenisnya pun berbeda-beda, bagi orang awam mungkin tidak terlalu paham dengan macam-macamnya, mereka hanya tahu kemeja ini dan itu dibuat dari bahan dasar katun . Adapun jenis-jenis kain katun diantaranya:Katun Rayon,Katun Slik Sutra,Katun Satin Jepang,katun Cina, Paris.

Bahan drill

Pada dasarnya, kain drill merupakan kain yang dibuat dengan cara dipintal. Yang membuatnya berbeda terletak pada pola (pattern) benangnya, dimana kain drill disusun dengan pola diagonal atau miring. Bahan dasarnya ialah kain katun atau polyster dengan spesifikasi yang berbeda. Kain drill yang tipis inilah yang sering dipakai untuk membuat kemeja kerja kantor, kostum olahraga, dll. Sedangkan yang lebih tebal dipakai untuk membuat kemeja ringan atau kemeja safari. Anda bisa memilih produk lokal maupun import. Jenis drill import paling terkenal ialah American drill dan Japan Drill. Memiliki karakter tebal seperti jeans, maka tak heran jikan kemeja drill juga agak panas dan kurang cocok dengan keadaan iklim negara kita Indonesia. Bahan drill sekarang ini umum dipakai untuk seragam kerja, Kru NET TV contonya, mereka memakai kemeja dari bahan drill.

Bahan flanel

Kain flanel dipakai untuk membuat baju kemeja. Bahan flanel memang berasal dari benang wol yang tebal. Sebenarnya kurang cocok untuk pakaian karena cenderung panas dikulit. Untuk kemeja, kain flanel lebih sering digunakan untuk kemeja laki-laki bermotif mewah daripada wanita.

Bahan denim

Bahan kemeja populer lain ialah denim, atau akrab dengan istilah jeans (jins), atau levis (lepis). Mungkin zaman dulu kita hanya mengenal kain ini digunakan untuk membuat celana dan jaket saja. Dalam perkembangannya, kain denim mulai dipakai untuk membuat pakaian lain seperti kemeja bahkan gamis. Diluar dari ketebalan sebagai kelebihan utamanya, kain jeans bertekstur kasar dan lebih panas saat dipakai, terlebih pada siang hari. Jadi, kemeja bahan denim lebih cocok untuk kondisi malam hari. Harganya sama saja seperti bahan lain yang bervariasi.
Advertisemen