Cara membagi bandwitdh management di microtik

Advertisemen

Cara membagi bandwitdh management di microtik

Hallo temen temen kali ini saya mencoba berbagi ilmu nih mengenai jaringan, kebetulan saya sudah mendapat sedikit ilmu mengenai jaringan , tidak afdol jika ilmu kita tidak dituangkan kedalam sebuah tulisan yang dimana tulisan tersebut bisa berguna buat si pengunjung walaupun untuk pengunjung yang sudah mahir dalam jaringan , artikel ini dirasa tidak berguna dan dianggap hanya sebuah tulisan biasa.
Seperti yang kita ketahui untuk belajar jaringan itu gampang2 sulit, yah dibilang gampang tidak juga, dibilang sulit yah tidak begitu sulit sih, semua itu tergantung dari kemauan dan rasa ingin tahu dari diri kita sendiri.
Sebelum belajar mengenai bandwidth management, apakah kalian tahu >apa itu bandwidth management ??
bandwidth management merupakan proses pengukuran dan pengendalian komunikasi (traffic, paket) pada link jaringan, untuk menghindari pengisian link ke kapasitas atau overfilling link, yang akan mengakibatkan kemacetan jaringan dan kinerja jaringan yang buruk. Manajemen bandwidth diukur dalam bit per detik (bit / s) atau byte per detik (B / s), wikipedia.

Cara membagi bandwidth management secara sederhana dan simple

Cara paling mudah untuk melakukan queue pada RouterOS adalah dengan menggunakan Simple Queue. Kita bisa melakukan pengaturan bandwidth secara sederhana berdasarkan IP Address client dengan menentukan kecepatan upload dan download maksimum yang bisa dicapai oleh client.
Untuk mempermudah kalian ,saya akan ambil contoh secara sederhana :
Kita akan melakukan limitasi maksimal upload : 128kbps dan maksimal download : 512kbps terhadap client dengan IP 192.168.10.2 yang terhubung ke Router. Parameter Target Address adalah IP Address dari client yang akan dilimit. Bisa berupa :
1. Single IP (192.168.10.2)
2. Network IP (192.168.10.0/24)
3. Beberapa IP (192.168.10.2,192.168.10.13) dengan menekan tombol panah bawah kecil di sebelah kanan kotak isian.

Cara Manajemen Bandwidth MikroTik Router

MikroTik adalah salah satu router yang paling populer di jaringan komputer. Dikatakan bahwa tidak ada kantor atau perusahaan ISP yang tidak bisa pergi satu hari tanpa router MikroTik. Router MikroTik juga merupakan router yang populer untuk setiap administrator jaringan karena router MikroTik mudah dipelihara dengan perangkat lunak antarmuka pengguna grafis bernama winbox daripada router lainnya. Banyak layanan yang tersedia di router MikroTik untuk menjalankan jaringan dengan lancar. Diantara layanan ini, Layanan Manajemen Bandwidth adalah layanan yang paling populer di MikroTik Router. Dikatakan bahwa MikroTik Router banyak digunakan karena layanan Manajemen Bandwidth. Karena sebagian besar kantor atau perusahaan ISP sekarang menggunakan router MikroTik untuk pengelolaan bandwidth penggunanya, akan sangat bermanfaat bagi Anda untuk mengetahui sistem manajemen bandwidth yang tepat dengan router MikroTik. Jadi, artikel ini dirancang untuk menunjukkan cara yang tepat dan sederhana untuk mengatur bandwidth internet dari setiap kantor atau perusahaan ISP dengan router MikroTik.
Modul atau layanan yang digunakan untuk mengatur bandwidth di MikroTik Router adalah Antrian. Bandwidth maksimum dapat dikontrol dengan Antrian namun tidak selalu memungkinkan untuk menyediakan bandwidth tetap kepada pengguna karena bandwidth selalu dibagi. Misalnya, Anda telah menetapkan bandwidth 1 Mbps ke pengguna. Artinya, pengguna akan mendapatkan upload maksimal 1 Mbps dan kecepatan download jika bandwidth tersedia jika tidak, dia akan mendapatkan kecepatan kurang dari 1 Mbps. Tapi dia tidak akan pernah mendapatkan parutan dari kecepatan upload atau download Mbps meski bandwidthnya tersedia lebih dari 1 Mbps. Tangkapan layar sederhana dari antrian sederhana router MikroTik diberikan di bawah ini.
Konfigurasi dasar router MikroTik ditunjukkan pada artikel saya sebelumnya. Dalam artikel itu, saya telah mengkonfigurasi jaringan kantor sederhana dengan router MikroTik. Diagram jaringan kantor yang ditunjukkan pada artikel saya sebelumnya diberikan di bawah ini lagi karena saya akan mengkonfigurasi antrian sederhana MikroTik untuk mengelola bandwidth pengguna sesuai dengan konfigurasi dasar artikel saya sebelumnya.
Dalam diagram jaringan ini, ada pengguna yang terhubung ke router MikroTik untuk mengakses internet melalui switch jaringan. Router MikroTik ini bekerja sebagai perangkat NATing di jaringan ini yang artinya sedang menerjemahkan alamat IP pribadi ke alamat publik untuk mengakses internet. Konfigurasi dasar untuk router MikroTik ini untuk bekerja sebagai perangkat NATing dijelaskan pada artikel saya sebelumnya. Jika Anda adalah pengguna MikroTik baru, kunjungi artikel sebelumnya tentang konfigurasi dasar router MikroTik menggunakan winbox dan teruslah membaca sisa artikel ini untuk mengetahui bagaimana mengatur bandwidth pengguna dengan antrian sederhana MikroTik router.
Advertisemen